Tahitian Noni, Call/Wa.O821.3OO1.1945, Morinda Jakarta

Tahitian Noni

A.G.E dan Bahayanya bagi Manusia?

A.G.E Advanced Glycation End Products.

A.G.E senyawa berbahaya dalam tubuh yang berasal dari berlebihnya kadar gula dalam darah serta protein yang menyatu didalam tubuh

 

Sama halnya dengan tekanan darah dan kolesterol, A.G.E merupakan faktor pemicu penyakit – penyakit mematikan lainnya, seperti masalah ginjal, jantung, diabetes type II, stroke, dan sebagainya.

 

“A.G.E merupakan senyawa berbahaya di dalam tubuh yang terbentuk di dalam tubuh ketika protein

dan gula yang berlebih bercampur menjadi satu.

 

A.G.E tidak hanya berperan terhadap proses penuaan tetapi juga dapat menjadi penyebab masalah kesehatan apabila terjadi penumpukan senyawa ini

karena senyawa ini dapat merusak dan membuat pembuluh arteri menjadi keras dan kaku.

Selain dibentuk di dalam tubuh Anda, A.G.E juga didapatkan dari makanan yang kita konsumsi.

Pemicu timbulnya senyawa berbahya ini antara lain adalah stress, penyakit, cedera, kurang tidur, gaya hidup yang tidak sehat, dan sinar matahari.”

 

Di Indonesia, tekanan darah dan kolesterol merupakan parameter kesehatan yang umum digunakan oleh kalangan medis,

Tetapi di negara negara eropa maka A.G.E merupakan parameter kesehatan yang digunakan

 

A.G. E terjadi akibat ketidakmampuan tubuh dalam mengambil sesuatu yang baik dan membuang yang tidak baik dalam proses penyerapan nutrisi yang masuk dalam tubuh manusia

 

A.G.E berbentuk seperti plag – plag yang menempel pada pembuluh darah dan menimbulkan peradangan serta pengerasan pada pembuluh darah.

 

AGE dapat menyebabkan penuaan dini yang dapat terlihat dengan kasat mata, misalnya kerutan dan bintik hitam.

 

Selain itu itu senyawa sisa residu gula, lemak dan protein ini juga sangat berperan sebagai penyebab penyakit berbahaya seperti Diabetes, Stroke, Hipertensi, Jantung Koroner dan penyakit berbahaya lainnya.

 

Perlu kita ingat A.G. E merupakan pemicu ALE (Advanced Lipooxidation End Products), ALE terjadi karena lemak yang sudah membusuk.

 

Dengan begitu menimbulkan PH darah yang asam dan menyebabkan penyakit penuaan seperti, Pengapuran, Stroke, Kanker dan lain-lain.

 

Maxidoid VS A.G.E

 

Morinda telah banyak belajar. Perusahaan ini terus berupaya bagaimana membangun organisasi yang stabil dan konsisten, juga belajar bagaimana mempertahankan relevansi produk dan manfaatnya bagi manusia

 

Dalam buku Versi terbaru Physicians Desk Reference – buku yang digunakan oleh kalangan dokter di Amerika Serikat sebagai referensi pengobatan, baik farmasi ataupun herbal – mengakui kehebatan produk Maxidoid.

 

Buku tersebut menyatakan bahwa Maxidoid membantu Anda untuk terlihat dan merasa lebih muda untuk waktu yang lebih lama.

 

John Wadsworth pendiri Morinda mengatakan

“salah satu cara untuk mengontrol jumlah A.G.E Anda adalah dengan memperhatikan apa yang Anda makan.

Diet ketat dengan banyak mengonsumsi buah – buahan dan sayuran

segar serta makanan dengan proses masak dengan temperatur rendah dan lama dapat membantu menurunkan jumlah senyawa jahat ini

dan mencegah pembentukannya di dalam tubuh.

Akan tetapi lanjut John

“cara yang paling efektif untuk mengurangi jumlah A.G.E Anda dan menjaganya agar tetap normal adalah dengan mengonsumsi Maxidoid.

Dalam uji klinis yang dilakukan di Indonesia, produk Maxidoid terbukti mampu menurunkan kadar A.G.E hingga 18% pada penderita diabetes hanya dengan mengonsumsi Maxidoid 60ml dalam sehari selama 4 minggu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

X